Restorasi lamun; studi transplantasi lamun Enhalus acaroides di perairan pantai Kastela, Kota Ternate

Penulis

  • Muhammad Ridwan Lessy Khairun University Ternate
  • Yunita Ramili

DOI:

https://doi.org/10.33387/jikk.v1i1.680

Abstrak

ABSTRAK
Ekosistem padang lamun di Pesisir Kota Ternate mulai mengalami kerusakan karena aktivitas manusia. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menguji metode yang terbaik untuk melakukan transpalntasi lamun. Ketiga metode yang diuji adalah metode Turf, metode Peat Pot dan metode spring anchored. Sampel lamun yang digunakan sebagai donor diambil dari lokasi sekitarnya. Pengamatan tingkat kelangsungan hidup lamun transplantasi dilakukan selama tiga bulan sedangkan pengukuran parameter lingkungan dilakukan dua kali dalam sebulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter lingkungan masih mendukung kehidupan lamun. Dari ketiga metode yang diuji, metode spring anchored menghasilkan tingkat kelangsungan hidup yang paling tinggi (86,7%) kemudian disusul oleh metode Peat Pot (73,3%) dan metode Turf (33,3%).

Kata Kunci: Ekosistem Lamun; Transplantasi; Wilayah Pesisir; Ternate

Biografi Penulis

Muhammad Ridwan Lessy, Khairun University Ternate

FPIK- Universitas Khairun, Ternate

Yunita Ramili

FPIK- Universitas Khairun, Ternate

Unduhan

Diterbitkan

2018-06-07

Terbitan

Bagian

Artikel