KORELASI PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TENTANG COVID-19 DENGAN STIGMA TERHADAP PASIEN COVID-19 DI KOTA TERNATE
DOI:
https://doi.org/10.33387/kmj.v3i2.4097Abstrak
Penyakit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit infeksi emerging yang menyebabkan pandemi saat ini. Data di Maluku Utara menyebutkan bahwa semua kab/kota merupakan wilayah endemis. Namun masih banyak kasus yang belum terdeteksi karena banyak orang yang enggan memeriksakan dirinya. Hal ini disebabkan oleh faktor ekonomi dan stigma negatif dari masyarakat yang diterima pasien Covid-19 walaupun sudah sembuh dari penyakit ini. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui korelasi pengetahuan dan sikap masyarakat tentang Covid-19 dengan stigma pada pasien Covid-19 di Kota Ternate. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2021 di wilayah puskesmas dalam Kota Ternate yakni Gambesi, Jambula, Sulamadaha, Bahari Berkesan, Siko, Kalumpang, Kota dan Kalumata. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dengan stigma tentang Covid-19 di Kota Ternate. Sampel dalam penelitian ini dipilih melalui teknik Cluster Random Sampling dengan jumlah sampel 296 sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden terbanyak dalam penelitian ini berusia antara 20-25 tahun sebanyak 128 orang (43,2%), jenis kelamin responden terbanyak adalah perempuan yakni 189 orang (63,9%), pendidikan responden terbanyak adalah SMA yakni 166 orang (56,1%), pekerjaan responden terbanyak adalah Ibu Rumah Tangga yakni 79 orang (26,7%), responden dengan pengetahuan kurang adalah terbesar yakni 109 orang (36,8%), responden dengan sikap kurang baik adalah terbesar yakni 87 orang (29,4%), responden dengan stigma cukup terbanyak yakni 140 orang (47,3%), dan berdasarkan analisis korelasi Pearson dengan maka diperoleh hasil bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan responden dengan stigma responden terhadap pasien covid-19 dengan nilai signifikansi sebesar 0,768 atau > 0,05 serta tidak ada hubungan antara sikap responden dengan stigma responden terhadap pasien Covid19 dengan nilai signifikan sebesar 0,144 atau > 0,05.Referensi
Achmadi, Umar Fahmi. 2013. Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Ahmad, Zen. 2020. Praktis Covid-19. Divisi/Subbagian Paru SMF Ilmu Penyakit Dalam RS dr. M.
Hoesin/FK Unsri Palembang. Palembang.
Azwar, S. 2011. Sikap Manusia dan Pengukurannya. Edisi ke-2. Pustaka Belajar. Yogyakarta.
Hastuti R.K. https://www.cnbcindonesia.com/tech/20201125130735-37-204519/banyak-stigma-negatifbikin-orang-takut-tes-covid-19
Hastono, Sutanto Priyo. 2021. Analisis Data Pada Bidang Kesehatan. Rajawali Pers. Edisi ke-1. Cetakan
ke-5. Depok.
Kemenkes RI. COVID-19 dalam angka. [Internet]. 2020 [cited 7 Desember 2020];. Available from:
https://infeksiemerging.kemkes.go.id
Kemenkes RI. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (covid-19) Revisi ke-5.
[Internet]. 2020 [cited 13 July 2020];. Available from: https://www.kemenkes.go.ids
Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
Putri, Intan Okrima. Stigma terhadap Pasien Pasca Covid-19 dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal
Cakrawala Promkes, Nomor : 2. Volume : 3. Agustus 2021. Hal:70-76.
Rahman, Nuril Endi dkk. 2020. Hubungan Pengetahuan tentang Covid-19 terhadap Sikap Stigma
Masyarakat pada Orang yang Bersinggungan dengan Covid-19. Social Work Jurnal, Nomor : 2,
Volume: 10. 2020.
World Health Organization. Coronavirus disease 2019 (COVID-19) Situation Report –68. [Internet]. 2020
[cited 28 March 2020];. Available from:https://www.who.int/emergencies/diseases/novelcoronavirus-2019/situation-reports
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa KMJ (Kieraha Medical Journal) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Menyetujui untuk menerbitkan artikel yang telah dikirimkan ke KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengalihkan hak cipta (transfer of copryright) artikel ini kepada KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengganti kerugian dan membebaskan KMJ (Kieraha Medical Journal) dari biaya yang mungkin timbul disebabkan oleh pelanggaran pada artikel tersebut.
- Menjamin bahwa Artikel yang dikirimkan adalah asli. Jika Artikel mengandung bagian teks, gambar, atau data yang merupakan karya orang lain, pastikan sudah mendapatkan hak atau ijin dari pemegang hak cipta (pengarang, penerbit, atau organisasi) atau didalam artikel sudah disebutkan referensinya sesuai format pengutipan data.
Lisensi :
KMJ (Kieraha Medical Journal) diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.
