EMBOLISASI TRANSARTERIAL UNTUK MENCEGAH PECAHNYA NODUL HATI: TINJAUAN KOMPREHENSIF
DOI:
https://doi.org/10.33387/kmj.v5i2.6606Kata Kunci:
Trans-Arterial Embolization, Liver, Nodule, Embolisasi, TumorAbstrak
Nodul hepar merupakan tumor yang berukuran kurang dari 2 cm dan bersifat tunggal maupun multipel. Nodul hepar tersering merupakan metastasis karsinoma, dengan colon, paru-paru, dan payudara sebagai tempat karsinoma. Diantara komplikasi yang terjadi, pecahnya nodul terkadang memerlukan intervensi invasif, termasuk aspirasi, drainase atau bahkan debridemen atau lobektomi. Meskipun sebagian besar ruptur dapat ditangani secara konservatif, beberapa diantaranya memerlukan intervensi lebih lanjut, sehingga menimbulkan beban bagi pasien dan ahli bedah saat ini. Embolisasi transarterial telah banyak digunakan secara klinis untuk pengobatan perdarahan gastrointestinal pasca operasi. Embolisasi merupakan cara yang efektif untuk menangani kondisi hemoragik dan membatasi pasokan pendarahan untuk massa tumor. Ketika nodul hati pecah, menentukan penatalaksanaan terapeutik yang tepat merupakan hal yang penting. TAE (Trans-Arterial Embolization) merupakan pendekatan pengobatan yang optimal.Referensi
Baek, J.H. et al. (2012) ‘Complications Encountered in the Treatment of Benign Thyroid Nodules with US-guided Radiofrequency Ablation: A Multicenter Study’, Radiology, 262(1).
Chen, Wen Chieh et al. (2021) ‘The Importance of Nodule Size in the Management of Ruptured Thyroid Nodule After Radiofrequency Ablation: A Retrospective Study and Literature Review’, Frontiers in Endocrinology, 12, pp. 1–7. Available at: https://doi.org/10.3389/fendo.2021.776919.
Dewi, S.C.R. et al. (2021) ‘Informasi Citra Anatomi pada Penggunaan Variasi Increment Pemeriksaan MSCT Abdomen Irisan Axial Kasus Nodul Hepar’, Jurnal Imejing Diagnostik, 7(2), pp. 65–69. Available at: https://doi.org/10.31983/jimed.v7i2.7462.
Gu, Y.K. et al. (2010) ‘Transarterial embolization ablation of hepatocellular carcinoma with a lipiodol-ethanol mixture’, World Journal of Gastroenterology, 16(45), pp. 5766–5772. Available at: https://doi.org/10.3748/wjg.v16.i45.5766.
Kalogirou, M. et al. (2018) ‘Transarterial embolization for the treatment of complicated liver hemangiomas: A report of two cases and review of the literature’, Clinical and Molecular Hepatology, 24(3), pp. 345–349. Available at: https://doi.org/10.3350/CMH.2017.0075.
Lee, H.N. and Hyun, D. (2023) ‘Complications Related to Transarterial Treatment of Hepatocellular Carcinoma : A Comprehensive Review’, Korean Journal of Radiology, 24(3), pp. 204–223.
Pramana, T.Y., Kusnanto, P. and Darmayani, A. (2022) ‘A rare primary liver tumour case report: 53-year-old man with primary hepatic leiomyosarcoma’, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia [Preprint].
Prete, M. Del et al. (2014) ‘Hepatic arterial embolization in patients with neuroendocrine tumors’, Journal of Experimental and Clinical Cancer Research, 33(1), pp. 1–9. Available at: https://doi.org/10.1186/1756-9966-33-43.
Rao, P.N. (2014) ‘Nodule in Liver: Investigations, Differential Diagnosis and Follow-up’, Journal of Clinical and Experimental Hepatology, 4, pp. S57–S62. Available at: https://doi.org/10.1016/j.jceh.2014.06.010.
Rizqi, P., Setyawan, A. and Achmad (2022) ‘Embolisasi Trans Arterial Pra Operasi pada Metastatic Bone Disease dari Renal Cell Carcinoma’, Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan, 1(3), pp. 187–195. Available at: https://doi.org/10.11594/jk-risk.01.3.7.
Saskara, P.M.A. and Suryadarma, I. (2018) Laporan Kasus : Sirosis Hepatis. Bali.
Wijayaningrum, S.E., Sitanggang, F.P. and Patriawan, P. (2020) ‘Laporan Kasus: Transarterial Chemoembolization (Tace) Sebagai Terapi Pilihan Pada Karsinoma Hepatoselular’, Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 9(1). Available at: https://doi.org/10.30742/jikw.v9i1.732.
Zhou, C.G. et al. (2013) ‘Transarterial embolization for massive gastrointestinal hemorrhage following abdominal surgery’, World Journal of Gastroenterology, 19(40), pp. 6869–6875. Available at: https://doi.org/10.3748/wjg.v19.i40.6869.
Zhou, J. et al. (2023) ‘Guidelines for the Diagnosis and Treatment of Primary Liver Cancer (2022 Edition)’, Liver Cancer, pp. 1–40. Available at: https://doi.org/10.1159/000530495
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa KMJ (Kieraha Medical Journal) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Menyetujui untuk menerbitkan artikel yang telah dikirimkan ke KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengalihkan hak cipta (transfer of copryright) artikel ini kepada KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengganti kerugian dan membebaskan KMJ (Kieraha Medical Journal) dari biaya yang mungkin timbul disebabkan oleh pelanggaran pada artikel tersebut.
- Menjamin bahwa Artikel yang dikirimkan adalah asli. Jika Artikel mengandung bagian teks, gambar, atau data yang merupakan karya orang lain, pastikan sudah mendapatkan hak atau ijin dari pemegang hak cipta (pengarang, penerbit, atau organisasi) atau didalam artikel sudah disebutkan referensinya sesuai format pengutipan data.
Lisensi :
KMJ (Kieraha Medical Journal) diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.
