PERBANDINGAN MANIFESTASI KLINIK PASIEN TUBERCULOSIS MENINGITIS PADA ANAK DAN ORANG DEWASA
DOI:
https://doi.org/10.33387/kmj.v6i2.9054Kata Kunci:
Manifestasi Klinis, Meningitis Tuberkulosis, Perbandingan UsiaAbstrak
Meningitis tuberkulosis (MTB) merupakan bentuk tuberkulosis yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak dan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan manifestasi klinis MTBÂ pada kedua kelompok usia untuk memahami perbedaan dalam gejala, perkembangan, dan respons terhadap pengobatan. Metode yang digunakan meliputi tinjauan literatur dari berbagai penelitian terkini mengenai manifestasi klinis MTB, dengan fokus pada gejala awal, perkembangan neurologis, tingkat keparahan, dan hasil pengobatan pada anak-anak dan orang dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak cenderung mengalami gejala yang tidak spesifik dan perkembangan neurologis yang lebih cepat, sementara orang dewasa sering kali menunjukkan gejala yang lebih jelas sejak awal, tetapi dapat mengalami komplikasi jangka panjang yang signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat untuk meningkatkan prognosis TBM pada kedua kelompok usia.Â
Referensi
Davis, A. G., Rohlwink, U. K., Proust, A., Figaji, A. A., & Wilkinson, R. J. (2019). The pathogenesis of tuberculous meningitis. Journal of Leukocyte Biology, 105(2), 267–280. https://doi.org/10.1002/JLB.MR0318-102R
Davis, A., Meintjes, G., & Wilkinson, R. J. (2018). Treatment of Tuberculous Meningitis and Its Complications in Adults. Current Treatment Options in Neurology, 20(3). https://doi.org/10.1007/s11940-018-0490-9
Juliawan, N. G., & Ida Ayu Putu Purnamawati. (2023). Meningitis Tuberkulosis Pada Anak. Cermin Dunia Kedokteran, 50(10), 544–548. https://doi.org/10.55175/cdk.v50i10.759
Mansur, N., Handoko, D., & Rahman, I. (2023). Karakteristik Pasien Koinfeksi Tb-Hiv Di Rsud Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate Periode 2018-2021. COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(5), 1701–1710. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i5.941
Miftode, E. G., Dorneanu, O. S., Leca, D. A., Juganariu, G., Teodor, A., Hurmuzache, M., Nastase, E. V., & Anton-Paduraru, D. T. (2015). Tuberculous meningitis in children and adults: A 10-year retrospective comparative analysis. PLoS ONE, 10(7), 1–10. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0133477
Murwaningrum, A., Abdullah, M., & Makmun, D. (2017). Pendekatan Diagnosis dan Tatalaksana Tuberkulosis Intestinal. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 3(3), 165. https://doi.org/10.7454/jpdi.v3i3.28
Nataprawira, H. M., Gafar, F., Risan, N. A., Wulandari, D. A., Sudarwati, S., Marais, B. J., Stevens, J., Alffenaar, J. W. C., & Ruslami, R. (2022). Treatment Outcomes of Childhood Tuberculous Meningitis in a Real-World Retrospective Cohort, Bandung, Indonesia. Emerging Infectious Diseases, 28(3), 660–671. https://doi.org/10.3201/eid2803.212230
Rachmayati, S., Parwati, I., Rizal, A., & Oktavia, D. (2011). Meningitis Tuberkulosis. Indonesian Journal Of Clinical Pathology and Medical Laboratory, 17(3), 159–162.
Siahaan, A.M.P. (2020). Peran Thalidomide Pada Meningitis Tuberkulosis. Journal Midefery. https://doi.org/10.1007/s11940-018-10-07.
Silvia Rachmayati, Ida Parwati, A Rizal, D. O. (2011). MENINGITIS TUBERCULOSIS (Meningitis Tuberculosis). Indonesia Pathology and Clinical and Medical Lanboratory, 17(3), 1503–1510.
Stadelman, A. M., Ellis, J., Samuels, T. H. A., Mutengesa, E., Dobbin, J., Ssebambulidde, K., Rutakingirwa, M. K., Tugume, L., Boulware, D. R., Grint, D., & Cresswell, F. V. (2020). Treatment outcomes in adult tuberculous meningitis: A systematic review and meta-analysis. Open Forum Infectious Diseases, 7(8). https://doi.org/10.1093/ofid/ofaa257
Sulistyowati, T., Kusumaningrum, D., Koendhori, E. B., & Mertaniasih, N. M. (2019). Tuberculous Meningitis: The Microbiological Laboratory Diagnosis and Its Drug Sensitivity Patterns. Jurnal Respirasi, 3(2), 35. https://doi.org/10.20473/jr.v3-i.2.2017.35-40
Tuberculous Meningitis: Pathogenesis, Immune Responses, Diagnostic Challenges, and the P. of B.-B. A. (2021). crossm Approaches. Journal of Clinical Microbiology, 59(February), 1–16.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta :
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa KMJ (Kieraha Medical Journal) berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Menyetujui untuk menerbitkan artikel yang telah dikirimkan ke KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengalihkan hak cipta (transfer of copryright) artikel ini kepada KMJ (Kieraha Medical Journal).
- Menyetujui untuk mengganti kerugian dan membebaskan KMJ (Kieraha Medical Journal) dari biaya yang mungkin timbul disebabkan oleh pelanggaran pada artikel tersebut.
- Menjamin bahwa Artikel yang dikirimkan adalah asli. Jika Artikel mengandung bagian teks, gambar, atau data yang merupakan karya orang lain, pastikan sudah mendapatkan hak atau ijin dari pemegang hak cipta (pengarang, penerbit, atau organisasi) atau didalam artikel sudah disebutkan referensinya sesuai format pengutipan data.
Lisensi :
KMJ (Kieraha Medical Journal) diterbitkan berdasarkan ketentuan Creative Commons Attribution 4.0 International License. Lisensi ini mengizinkan setiap orang untuk menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun, menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial, selama mereka mencantumkan kredit kepada Penulis atas ciptaan asli.
