Dari Mikroskop ke Gaya Hidup Sehat: Edukasi Preventif Penyakit Kardiovaskular Berbasis Experiential Learning pada Siswa SMA

Penulis

  • Nur Upik En Masrika Departemen Ilmu Biomedik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara, 97719, Indonesia
  • Asriyani Abdullah Departemen Ilmu Biomedik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara, 97719, Indonesia
  • Nini Sahrianti S Departemen Ilmu Biomedik, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara, 97719, Indonesia
  • Asilia Ayunanda Purnawan Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun
  • Asyfa Asdar Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun
  • Andi Ummiatul Nabila Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu kesehatan, Universitas Khairun, Ternate, maluku Utara, 97719, Indoneisa
  • Ibnu Khairul Ashar Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu kesehatan, Universitas Khairun, Ternate, maluku Utara, 97719, Indoneisa
  • Vicaletvia Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun Ternate, Maluku Utara, 97719, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33387/pekan.v4i2.10306

Abstrak

Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab utama kematian di dunia dan faktor risikonya mulai banyak ditemukan pada usia remaja. Upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan sejak dini menjadi strategi penting untuk menekan risiko penyakit tersebut di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai sistem kardiovaskular melalui pendalaman ilmu biomedik sistem organ manusia. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 3 Kota Ternate dengan melibatkan 52 peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, observasi visual, serta praktik langsung pengamatan preparat jantung dan pembuluh darah menggunakan mikroskop, yang diawali dengan pengisian pre-test dan diakhiri dengan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 49,31 pada pre-test menjadi 72,21 pada post-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Metode edukasi yang mengombinasikan teori dan pengalaman praktikal terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap struktur, fungsi, dan pentingnya menjaga kesehatan sistem kardiovaskular. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kesehatan sejak usia sekolah serta mendukung upaya pencegahan penyakit kardiovaskular secara berkelanjutan

Diterbitkan

2025-12-30