Peningkatan Pemahaman dan Keterampilan Bantuan Hidup Dasar bagi Mahasiswa sebagai Upaya Meningkatkan Respons Terhadap Kasus Gawat Darurat
DOI:
https://doi.org/10.33387/pekan.v4i2.10313Abstrak
Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu wujud nyata peran akademisi dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat, termasuk dalam konteks kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun sebagai upaya memperkuat respons awal terhadap kasus henti jantung dan kondisi gawat darurat lainnya. Metode pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyampaian materi teoritis dan pelatihan praktik langsung sesuai standar Basic Life Support (BLS). Kegiatan dilaksanakan pada 25 Juli 2025 dengan melibatkan 60 mahasiswa dari Program Studi Kedokteran, Farmasi, dan Psikologi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi keterampilan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta setelah pelatihan. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam melakukan tindakan pertolongan pertama pada situasi gawat darurat. Kegiatan ini berkontribusi pada pembentukan lingkungan kampus yang lebih tanggap darurat serta berpotensi menjadi dasar pengembangan jejaring first responder di tingkat mahasiswa.