Utopia Budaya Rempah: Menyemai Kejayaan Ternate dalam Lintasan Sejarah
DOI:
https://doi.org/10.33387/tekstual.v23i2.10297Keywords:
Budaya, Rempah, Sejarah, Ternate, UtopiaAbstract
Kejayaan rempah di masa lalu merupakan kejayaan yang dinikmati bangsa lain, yang memiliki kekuatan untuk menguasai rempah hingga ke sumbernya, yakni di kepulauan Maluku. Ternate merupakan sebuah wilayah di kepulauan Maluku atau hari ini dikenal dengan Maluku Utara, dikenal dengan "Kota Rempah". Mengingat di masanya Ternate sebagai pusat perdagangan rempah dunia yang didorong oleh kekayaan cengkih dan pala. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan etnografi. Adapun tujuannya untuk menganalisis apakah kejayaan rempah di masa silam masih mengemuka dalam kebudayaan masa kini. Pada masa lampau, Ternate dikenal sebagai salah satu pusat utama perdagangan rempah dunia yang melahirkan kejayaan dan pengaruh besar terhadap dinamika global. Namun dewasa ini, narasi kejayaan rempah Ternate tampak lebih sebagai sebuah utopia budaya, sebuah gambaran ideal yang tidak lagi sepenuhnya hadir dalam realitas sosial masyarakatnya. Kejayaan rempah kini hanya tersisa sebagai memori historis dan simbol kebanggaan masa lalu yang perlahan terpinggirkan dari ruang-ruang budaya kontemporer.
References
Abdurrahman, H. M. Y. (1997). Tradisi lisan Kerajaan Ternate dan perdagangan cengkeh. Dalam Kumpulan tulisan Ternate sebagai bandar di Jalur Sutra. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Amal, M. A. (2007). Kepulauan rempah-rempah: Perjalanan sejarah Maluku Utara 1250–1950. Gora Pustaka Indonesia.
Amal, M. A. (2007). Kepulauan rempah-rempah: Perjalanan sejarah Maluku Utara 1250–1950. Nala Cipta Litera.
Amal, M. A. (2009). Portugis dan Spanyol di Maluku. Ombak.
Andaya, L. Y. (1993). The world of Maluku: Eastern Indonesia in the early modern period. University of Hawaii Press.
Atjo, R. A. (2008). Peninggalan sejarah di Pulau Ternate. Cikoro Printing.
Atjo, R. A. (2008). Orang Ternate dan kebudayaannya. Cikoro Printing.
Clerq, F. S. A. de. (1890). Bijdragen tot de kennis der residentie Ternate. Brill.
Darmawijaya, D., et al. (2020). Sultan-sultan legendaris dalam sejarah Maluku Utara. LSIPI.
Fitriyana, P. A., et al. (2020). Dinamika moderasi beragama di Indonesia. Litbangdiklat Press.
Leirissa, R. Z. (1999). Ternate sebagai bandar Jalur Sutra. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Leirissa, R. Z. (1999). Sejarah kebudayaan Maluku. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Sjamsudin, H. (2012). Metodologi sejarah. Ombak.
Maryaeni. (2005). Metode penelitian kebudayaan. PT Bumi Aksara.
Muhammad, S. (2012). Kesultanan Ternate: Sejarah sosial, ekonomi, dan politik. Ombak.
Willard, H. A., & Alwi, D. (1996). Ternate dan Tidore masa lalu penuh gejolak. Pustaka Sinar Harapan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah a yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan dari penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal. publikasi di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.








